Moderator : Yauwan Tobing Lukiyono, S.St., M.T Narasumber : Sri Artanti Maryani, S.Sos. - Analis Penyuluhan dan Layanan Informasi BNNP Jawa Timur Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya. Saat ini di Indonesia sendiri sudah banyak kasus narkoba, seperti di kalangan mahasiswa sendiri sudah terdapat banyak kasus seperti pengedaran narkoba. Hal ini menyebabkan Indonesia termasuk ke dalam darurat narkoba. Beberapa faktor yang menjadikan Indonesia menjadi darurat narkoba seperti faktor geografis yang membuat narkoba menjadi mudah menyebar, peredaran narkoba pada anak-anak, sistem penegakan hukum yang kurang, dan faktor lainnya. Berdasarkan survei angka prevalensi jumlah penduduk Indonesia yang terpapar narkoba meningkat dari tahun 2019 ke 2021. Narkotika terbagi menjadi tiga golongan. Penggunaan narkotika sendiri untuk pengembangan IPTEK, pengobatan medis. Golongan 1 narkotika tidak bisa dikonsumsi sama sekali karena terlalu berbahaya, namun...
Pemateri : Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes. - Kaprodi D4 K3 Sejalan dengan visi Indonesia maju dan SDM Unggul, pendidikan tinggi merupakan pendidikan yang penting agar peradaban Indonesia menjadi maju, namun saat ini masih banyak anak yang hanya memiliki pendidikan terakhir SMA/SMK. Dalam menjalani pendidikan tinggi, sebagai mahasiswa akan mengalami banyak tantangan dan akan menghadapi resiko. Setiap aktivitas akan selalu beriringan dengan resiko, untuk itu, kita harus siap dalam segala resiko dengan mengenali resiko, cegah dan kendalikan resiko dan beraktivitas seperti biasa. Mahasiswa disiapkan menjadi pembelajar sejati yang terampil, lincah dan ulet. Skill mahasiswa dikembangkan melalui kegiatan di dalam dan di luar kampus seperti kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan kemahasiswaan, Organisasi kemahasiswaan. Selain mengemb UUD1945 - pasal 28H UU no 1 pasal 2 Perubahan iklim pada Indonesia 5R gaya hidup kurangi sampah
Moderator : Muhammad Afwan Romdloni, S.H.I., M Narasumber : Arief Abdurrahman, ST., M.T - Institus Teknolgi Sepuluh November Sebagai mahasiswa kita dituntut untuk selalu berpikir kritis, skill critical thinking ini sangat penting untuk menyelesaikan masalah yang ada disekitar kita. Sifat kritis dan logis ini harus ada dalam diri setiap mahasiswa. Setiap individu memiliki standar dan tujuan masing-masing, kita perlu memiliki sebuah gambaran bagaimana pencapaian yang rendah sampai pencapaian yang paling tinggi, perlu adanya persaingan dan konstribusi. Seperti halnya koki dan masakan, digambarkan peralatan memasak merupakan akademi dan prestasi yang kita miliki, memasak adalah kita yang berkarya dan berkonstribusi diikuti dengan resep yang merupakan kode etik dan norma setelah itu hasilnya merupakan masakan kita. Tahapan dalam berpikir kritis antara lain, identifikasi, validasi dan evaluasi dengan 5w + 1h, membandingkan fakta, menganalisis melalui klasifikasi dan pemecahan, yang tera...
Komentar
Posting Komentar